Thursday, November 21, 2019

Gangguan Mental Pada Individu dengan GPZ (Gangguan penyalahgunaan zat)

Gangguan Mental Pada Individu dengan GPZ

Survey nasional tentang penggunaan narkoba dan kesehatan yang dilakukan pada tahun 2009 di Amerika, menemukan bahwa sebanyak 42,8% individu dengan GPZ memiliki gangguan mental yang lain, sedangkan jumlah orang dewasa tanpa GPZ memiliki gangguan mental sebanyak 17,6%. Selain itu, didapatkan juga jumlah orang dewasa dengan gangguan mental yang mengalami GPZ lebih banyak daripada orang dewasa tanpa gangguan mental, yaitu sebesar 19,7% berbanding 6,5%. Tingginya prevalensi komorbiditas antara GPZ dan gangguan mental lainnya tidaklah berarti yang satu menyebabkan yang lainnya, bahkan walaupun salah satu muncul terlebih dahulu. 

sumbser image: idntimes.com

Faktanya adalah sulit untuk menetapkan penyebab atau urutan kejadian (gangguan mana yang menyebabkan gangguan yang lainnya). GPZ dan gangguan mental lain dapat timbul pada saat bersamaan, tanpa yang satu menyebabkan yang lainnya.

Ada 4 alasan mengapa GPZ terjadi bersama dengan penyakit mental lainnya, yaitu: 
1.Penyalahgunaan zat memfasilitasi timbulnya gangguan mental yang belum menunjukkan gejala pada individu yang rentan secara biologis;

2.Individu dengan gangguan mental dapat menggunakan zat sebagai bentuk medikasi diri;

3.Tumpang tindih area otak yang terlibat dalam GPZ dan gangguan mental akan saling memengaruhi. Misalnya penyalahgunaan zat yang mendahului gejala pertama gangguan mental dapat menghasilkan perubahan dalam struktur dan fungsi otak yang memicu kecenderungan yang sudah ada untuk terjadinya gangguan mental lainnya, demikian pula sebaliknya;

4.GPZ dan gangguan mental lainnya disebabkan oleh faktor-faktor yang saling tumpang tindih. Misalnya pengalaman diabaikan dan disakiti ketika masa kanak, seperti pelecehan seksual, siksaan fisik, atau kehancuran keluarga yang merupakan faktor resiko. Sejumlah penelitian menyebutkan bahwa, 75% individu yang menderita gangguan kepribadian ambang pernah mengalami pelecehan seksual

No comments:

Post a Comment

silahkan berkomentar dengan sopan ya.